Perkembangan Desain Struktur Beton Bertulang Tahan Gempa di Indonesia

CONTOH!!!    CONTOH!!!

Perkembangan desain struktur beton bertulang secara signifikan dimulai sejak diterbitkannya Peraturan Perencanaan Tahan Gempa Indonesia untuk Gedung 1983 dan Buku Pedoman Perencanaan Untuk Struktur Beton Bertulang Biasa dan Struktur Tembok Bertulang untuk Gedung 1983, dimana respon struktur daktail telah diperhitungkan dengan resiko gempa rencana atau gempa nominal. Peraturan SNI T–15–1991–03 merupakan langkah maju dalam perencanaan struktur beton bertulang tahan gempa dimana mekanisme keruntuhan dan detailing sendi plastis telah diakomodasikan, meskipun pada bab peraturan perencanaan tahan gempa masih merupakan kombinasi antar peraturan New Zealand NZS 3101-1982 dan ACI 318-1983. Dengan terbitnya peraturan SNI 03–1726–2002 dan SNI 03-2847-2002
maka desain struktur beton bertulang tahan gempa sepenuhnya telah kompatibel dengan peraturan ACI 318-99 sehingga memudahkan bagi perencana struktur untuk menggunakan perangkat lunak. Pada umumnya peraturan SNI T–15–1991–03 lebih konservatif dibandingkan dengan SNI 03-2847-2002. Untuk keperluan perencanaan struktur beton tahan gempa kedepan perlu diakomodasikan kriteria desain kinerja struktur sebagai jaminan (assurance) akan perilaku struktur dari gempa nominal sampai gempa kuat rencana.

By:  Contoh, ST, MT

[ssba]

© 2013 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta | Created by Biro Sistem Informasi UMY | About the site

ADM