Setelah berjuang di tingkat Regional salah satu mahasiswa Teknik Sipil UMY angkatan 2017 yang bernama Fanny Periamaya Utami yang sebelumnya menyambet juara pertama kini kembali mengharumkan nama almamater atas prestasinya mewakili Kontingen Daerah Istimewa Yogyakarta di ajang 1st Tapak Suci World Championship 2019 yang diselenggarakan di GOR Sritex Solo, Jawa Tengah pada tanggal (1-5/9).

Prestasi luar biasa ini menghasilkan Medali Perak (peringkat ke dua) dalam kategori Seni Tunggal Tangan Kosong Puteri setelah menundukan berbagai pesaingnya dari beberapa belahan dunia.

Selain ucapan selamat dan terima kasih karena telah mengharumkan almamater pada tingkat Internasional melalui salah satu olahraga asli Tanah Air oleh Rektor UMY Bapak Dr. Ir Gunawan Budiyanto, M.P, ucapan terimakasi dan selamat juga di haturkan dari pimpinan dan pengurus jurusan Teknik Sipil beserta dosen karena telah membawa harum nama Prodi dalam kegiatan dan prestasi mahasiswa di tahun 2019 kali ini.

Tapak Suci World Championship diikuti oleh ratusan pesilat yang berasal dari belasan negara. Antara lain lain Alzajair, Timor Leste, Singapura, Mesir, Taiwan, Pakistan, Jerman, Tunisia, Maroko, Belanda, Malaysia, Lebanon, Palestina dan Indonesia sebagai tuan rumah. Kemudian dalam kejuaraan dunia tersebut dipertandingkan 18 nomor kategori olahraga (11 putra dan 7 putri) serta 16 nomor kategori seni (8 putra, 7 putri, dan 1 beregu).

Jayalah terus mahasiswa Teknik Sipil, bawa harum nama Program studimu, Almamatermu dan negaramu karena kami Pemuda Indonesia siap mendukung prestasimu karena kamu Mudan dan Mendunia.