Laporan rangkaian visiting lecture oleh Prof.  Mutho Yasunori dari University Of Tokushima, Japan pada 5 sehingga 14 Januari 2016 di Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta akan disampaikan sebagai berikut.

 

Introduction, Academic  System in CE, Tokushima University

Kegiatan visiting professor dihari pertama di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta 5 Januari 2016, dimulai dengan perkenalan antara dosen Teknik Sipil UMY beserta jajaran pengurus Prodi dengan Professor Muto Yasunori di ruang sidang lantai tiga Gedung F3. Pertemuan resmi namun santai ini sekaligus sebagai pembuka acara yang langsung diresmikan oleh Dekan Jurusan Teknik  yaitu Jazaul Ikhsan ST., MT.,Ph.D.

Kegiatan Visiting ini mendapatkan banyak manfaat bukan hanya kepada dosen namun juga mahasiswa karena berbagai pelajaran dan informasi menarik yang bisa didapatkan langsung dari Professor Muto Yasunori.

Prof Muto (panggilan Singkat Professor Muto Yasunori) merasa sangat terkesan dengan pengalamannya yang pertamakali untuk kegiatan ini di Yogyakarta. Untuk pertemuan pertama ini beliau berbagi cerita bagaimana tentang sistem akademik di Teknik Sipil University Of Tokushima, selain itu kita juga membahas mengenai biasiswa yang bisa diperoleh, lingkungan di Universitas, biaya hidup dan sebagainya. Prof Muto juga bercerita bagaimana sistem pembelajaran mahasiswa di Japan, gaya hidup, dan yang tak kalah menariknya beliau menawarkan kepada dosen untuk melanjutkan pendidikan di Jepang.

Dihari pertama Prof Muto didampingi oleh Pengurus Prodi untuk site visit ke ruang kelas dan laboratorium Teknik Sipil yang bermaksud untuk memperkenalkan dan masukan yang bisa diberikan kepada Pengelola Laboratorium agar lebih baik dan maju dan berstandard Internasional. (EA)

 

1

 

1-1

 

 Meeting Class in River and Hydrology

Professor Muto Yasunori pada pertemuan pada 5-8  Januari 2016 di rangkaian kegiatan Visiting Professor yang berlokasi di Ruang Pertemuan Dekan, memberikan class meeting kepada mahasiswa teknik sipil UMY dan beberapa perwakilan dari Universitas dengan program studi teknik sipil yang ada di yogyakarta. Antara perwakilan yang hadir berasal dari D3&S1 Universitas Gajah Mada, Universitas Janabadra, Universitas Islam Indonesia, Class Meeting yang laksanakan mengangkat  materi mengenai Hydrologi river management.

Professor Muto dalam memberikan materi lebih banyak memberikan gambaran bagaimana keadaan sungai dan hydrologi di Jepang, dan ini merupakan pengetahuan langsung yang bisa dipetik oleh mahasiswa karena langsung didapat oleh orang yang berpengalaman dan kompeten dari negaranya. Cara menerangkan yang santai dan candaan di sela-sela materi membuat banyak menarik perhatian mahasiswa/i untuk terus memperhatikan beliau. Pada kesempatan ini Prof Muto juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa/i untuk menanyakan hal-hal yang belum mereka ketahui.

Ilmu Kuliah Umum ini sangat menarik minat mahasiswa karena banyak ilmu yang mereka dapatkan dari penjelasan Prof Muto tersebut, yang mana ilmu tersebut belum tentu mereka dapatkan di kuliah-kuliah mereka sebelumnya. Dan tak lupa di akhir acara Prof Muto jga berfoto bersama para peserta. (EA/RF)

 

2

 

 

Research Discussion

Kegiatan visiting professor bersama dosen dan pengurus Prodi Sipil di pertemuan kedua dilakukan pada  Jumaat 8 Januari 2016 di ruang sidang lantai tiga Gedung F3 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Pembahasan yang dilakukan adalah mengenai berbagi pengalaman di bidang penelitian dan pubikasi.

Kerjasama dalam hal penelitian adalah aspek penting dalam kemajuan dari kedua belah pihak program studi dan universitas. Ide dan pelaksanaan bisa dikolaborasikan sehingga bisa menghasilkan sebuah ilmu yang bermafaat untuk manusia bahkan alam semesta.

Salah satu tri dharma perguruan tinggi adalah melakukan penelitian. Setiap dosen diwajibkan untuk melakukan penelitian dan publikasi hasil yang didapatkan. Antusisme para dosen bisa terlihat dari banyaknya pertanyaan dan ide untuk melaksaknakan penelitian bersama.

Professor Muto Yasunori bercerita banyak mengenai penelitian yang iya lakukan selama mengabdi sebagai pengajar di University Of Tokushima. Beliau mempengaruhi agar dosen juga lebih memperbanyak publikasi dan melakukan kerjasama penelitian dengan dosen yang berasal dari Universitas luar negeri.

Dengan berbagi ilmu pada hari ini diharapkan Teknik Sipil UMY bersama- sama dengan University Of Tokushima bisa mengembangkan kerja sama yang lebih banyak dari sebelumnya, dan yang paling utama adalah saling memberikan manfaat dalam perkembangan pengetahuan dan teknologi. (EA)

 

3

 

3-3

 

General Lecture and Academic System

Professor Muto Yasunori di pertemuan pada Senin 11 Januari 2016, bercerita kembali mengenai bagaimana iklim perkuliahan di Jepang. Namun kali ini dihadapan ratusan mahasiswa Teknik Sipil UMY dari berbagai angkatan.

Gaya bahasa dan lelucon santai membuat banyak menarik perhatian mahasiswa untuk bertanya kepada Prof Muto. Pada kesempatan ini Prof Muto juga memberikan peluang kepada mahasiswa yang gemar terhadap bahasa Jepang untuk berkomunikasi sebisa mungkin.

Professor Muto menerangka bagaimana jika mahasiswa bisa melanjutkan pendidikan di Jepang tentunya adalah jenjang strata dua kemudian bisa lanjut lagi ke strata tiga. Selain itu Professor Muto juga menjelaskan bagaimana student dari luar negara yang belajar di University Of Tokushima mendapatkan biasiswa dan proyek yang dikerjakan bersama sama dengan penyelia.

Ilmu Kuliah Umum ini sangat menarik minat mahasiswa karena banyak sekali mahasiswa yang mempunyai cita dan misi untuk melanjutkan perkuliahan, apalagi tanpa biaya dan jaminan untuk bekerja diluar negeri menjadi lebih luas.  (EA)

 

4

4-4

 

Hydrology Field Study

Dari pembelajaran yang didapatkan mahasiswa dikelas, kali ini pada 13 dan 14 Januari 2016, Professor Muto Yasunori didampingi oleh dosen UMY mengunjungi hulu hingga ke hilir sungai Progo. Kegiatan kuliah lapangan ini diikuti paling tidak sekitar 70 mahasiswa pada hari yang berbeda (Rabu & Kamis). Kegiatan ini bermaksud untuk memperkenalkan kepada Proff Muto dan mahasiswa bagaimana perilaku dari air sungai di sungai Progo yang dilengkapi dengan bangunan sungai lainnya, serta dampaknya kepada lingkungan.

Kuliah lapangan yang dilakukan selama dua hari ini lebihkurang memakan waktu 4-5 jam perhari ini membuat mahasiswa/i sangat bersemangat dalam mempelajari bidang hydro, dikarenakan pembelajaran yang dilakukan dibarengi dengan mengamati ke lapangannya langsung sehingga mebuat mahasiswa/i lebih cepat mamahami dan tentunya juga membuat suasana belajarnya lebih menarik. (EA/RF)

5

 

Japan Accreditation Board for Engineering Education (JABEE)

Japan Accreditation Board for Engineering Education (JABEE) saat ini sedang banyak di bincangkan oleh berbagai universitas di indonesia bahkan di luar negara lainnya tidak terkecuali Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Rangkaian acara terakhir yang laksanakan dalam kegiatan visiting Professor adalah penjelasan mengenai Japan Accreditation Board for Engineering Education (JABEE) yang dihadiri oleh jajaran pengurus prodi Jurusan Teknik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan dosen.

Professor Muto Yasunori menjelaskan dengan detil bagaimana tahapan yang biasanya dilakukan untuk mendapatkan JABEE. Beberapa dokumen ditunjukkan langsung oleh Professor Muto supaya Teknik sipil bisa mengikuti dan mengembangkan sesuai dengan keadaan yang ada.

Professor Muto Yasunori juga menegaskan bahwa yang paling utama dalam pencapaian. JABEE adalah fokus terhadap kompetensi mahasiswa.  Professor Muto juga mengarahkan agar untuk mencapai akreditasi Internasional maka prodi dan universitas harus didukung oleh sistem jaminan mutu secara internasional.

Pertemuan Visiting Professor pada Kamis 14 Januari 2016 telah banyak memberikan masukan dan pengalaman baru bagi Prodi dan mahasiswa Teknik Sipil UMY antaranya  adalah agar mahasiswa lebih siap terhadap dunia kerja  dari kompetensi yang telah didapatkan di perkuliahan, melanjutkan pekuliahan  di Jepang, berbagi ilmu mengenai penelitian dan publikasi, sistem akademik Teknik Sipil di Jepang dan sebagainya. (EA)