Mei 5, 2019 oleh admin

Para finalis Lomba Aspal Nasional dan Panitia Civil Classical Fest 2019 beserta dosen teknik sipil UMY

Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Yogyakarta melalui Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) melangsungkan event besar yang dilaksanakan satu tahun sekali yaitu Lomba Aspal Nasional yang di ikuti 38 kelompok pendaftar yang berasal dari universitas dalam dan luar pulau Jawa. Lomba dilaksanakan di Gedung Aphiteater Pascasarjana lantai 5 pada hari Kamis (16/5) dengan tema “Kreasi Anak Bangsa dalam Pengelolaan Limbah sebagai Material Campuran Aspal Berkemajuan”.

Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB diawali dengan Opening Ceremony dan dilanjut dengan presentasi 5 finalis yang di nilai oleh 3 Dosen Transportasi bidang Material. Dalam rangkaian kegiatan, peserta finalis diwajibkan untuk presentasi bahan uji yang sudah dibuat, selain itu acara ini mengadakan tour laboratorium dan tour kampus untuk mengenalkan laboratorium teknik sipil UMY kepada seluruh peserta kegiatan yang berasal dari berbagai daerah dengan menggunakan kereta mini yang dipandu oleh panitia.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan buka bersama kemudian dilanjutkan dengan pengumuman pemenang. Juara pertama diraih oleh Compact Team dari Universitas Madura, juara dua diraih oleh team SS – 05 Sudanta dari Universitas Sebelas Maret, juara tiga diraih oleh team SS – 05 Najjah dari Universitas sebelas Maret, Juara runner up 1 diraih oleh team BB – SYNDICATE 007 dari universitas teknologi Yogyakarta, dan runner up 2 diraih oleh team BB – ASPHALT FACTORY dari Universitas Teknologi Yogyakarta.

Pada Lomba Aspal Nasional tahun ini termasuk kedalam rangkaian kegiatan Civil Classica Fest (CCF) 2019. CCF 2019 mempunyai tema tersendiri yaitu “Kontribusi Generasi Muda dalam Pembangunan Berkemajuan” dimana merupakan CCF tahun kedelapan yang diadakan oleh Program Studi Teknik Sipil UMY.

Dengan dilaksanakannya CCF 2019 diharapkan peserta dapat mengembangkan ilmu tentang aspal dengan kreasi tersendiri dalam pengelolaan limbah sebagai material pembuat aspal yang disajikan sesuai dengan tema dimana dengan prinsip sama-sama belajar agar ilmu tersebut dapat berguna bagi pembangunan bangsa kedepannya.