Mei 29, 2019 oleh Admin

Penyampaian materi tanggap bencana gempa bumi oleh Iqbal Prasetyo Suharjo kepada anak-anak Panti Bina Insan Mandiri

 

Bencana alam merupakan suatu musibah yang tidak bisa kita prediksi dan tidak bisa kita tolak kedatangannya. Berbagai bencana alam yang sering terjadi di Indonesia yaitu gempa bumi, gunung meletus, dan tsunami. Bencana seperti itu memang tidak bisa diprediksi, namun kita bisa melakukan sesuatu untuk meminimalkan resiko yang terjadi pada saat bencana alam khususnya gempa bumi. Oleh karena itu, mahasiswa Teknik Sipil UMY melakukan sosialisasi tentang tanggap bencana gempa bumi yang dilaksanakan dalam kegiatan Civil Charity di Panti Asuhan Bina Insan Mandiri pada hari Sabtu (18/5) yang disampaikan oleh Iqbal Prasetyo Suharjo selaku pemateri pada kegiatan ini.

Harapan dari dilaksanakannya kegiatan ini adalah teman-teman Panti Bina Insan Mandiri bisa mengerti dan mendapatkan pembekalan tentang tanggap bencana gempa dan bisa mengembangkan, menyampaikan pada lingkungannya serta mempraktekannya jika terjadi bencana khususnya gempa bumi.

Tidak hanya seputar materi yang diajarkan kepada teman-teman panti yang sebagian besar yang masih bersekolah PAUD, TK, SD,SMP dan SMA  tetapi juga cara penyampaiannya juga perlu dipertimbangkan yakni dengan menambahkan kesan keceriaan kepada mereka dengan membantu mengingat materi dengan lagu yang mudah untuk dilafalkan.

Seperti irama “Kalau kau senang hati”, dengan lirik sebagai berikut :

Kalau terjadi gempa hati-hati

Kalau terjadi gempa lindungi kepala

Kalau terjadi gempa berlindung dibawah meja

Kalau terjadi gempa berdoalah.

Dengan memberi pengetahuan dasar tentang gempa, diharap semua anak-anak panti dapat menerapkannya di kehidupan apabila terjadinya gempa, sehingga dapat mengurangi kepanikan apabila terjadi gempa. Materi yang disampaikan juga sesuai dengan umur anak-anak panti bina insan mandiri. Salah satu contohnya seperti memberi pemahaman ketika gempa terjadi yaitu menjauh dari gedung-gedung bertingkat maupun bangunan rumah, dan apabila keadaan tidak memungkinkan untuk keluar maka disarankan mencati tempat berlindung yang kuat dan dapat menahan beban, contohnya ialah meja, kolong tempat tidur maupun tempat-tempat berongga seperti itu.

Banyak yang bisa didapatkan dari kegiatan ini selain ilmu peserta dan mahasiswa Teknik Sipil UMY bisa mendapatkan pengalaman yang bisa dijadikan pelajaran untuk kedepannya. Acara ini akan rutin dilaksanakan setiap tahunnya oleh HMS-FT UMY.