Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada tanggal 29 Juli 2019 telah mengadakan mini simposium dengan tema “Disaster Management and Mitigation and Post-Disaster Management”. Keynote speaker adalah expert dari Jepang dan Taiwan yaitu Prof. Daizo Tsutsumi (Mie University, Japan) dan Prof. Wang Chung-Yue (National Central University, Taiwan), dan sebagai Taufik Ilham Maulana, S.T., M.Eng dan Ani Hariani, ST., M.Eng. Acara ini dihadiri oleh akademisi dan mahasiswa dari universitas di luar UMY serta beberpa instansi terkait. Acara minisymposim ini dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Jazaul Ikhsan, ST., MT., Ph.D.

Prof. Daizo Tsutsumi memaparkan materi mengenai penggunaan swiss plate geophone, pipe microphone, dan plate microphone untuk evaluasi sediment transport pada suatu sungai. Swiss plate gheophone memanfatakan gelombang seismic untuk mengetahui ukuran butir partikel, sedangkan pipe microphone dan plate microphone memanfaatkan gelombang suara. Perlu diketahui jika plate microphone dikembangkan di Jepang, dan plate microphone merupakan perpaduan swiss plate geophone dan pipe microphone. Berdasarkan pengujian. Pipe microphone lebih sensitif terhadap partikel berukuran 2-10 mm, sedangkan plate geophone lebih sensitif terhadap partikel berukuran >10 mm. Sesi pertama ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada Prof. Daizo oleh Bapak Jazaul Ikhsan, Ph. D. selaku dekan Fakultas Teknik UMY.

Pada pemaparannya Prof. Wang menyatakan bahwa local scouring dapat menyebabkan runtuhnya sebuah jembatan. Local scouring atau gerusan lokal yang terus terjadi dapat mengurangi daya dukung tanah, kemudian menyebabkan konstruksi diatasnya menjadi tidak stabil. Acara ini berjalan dengan sangat baik, hal ini dapat dilihat dari tingginya antusias para peserta dalam memberikan pertanyaan serta tanggapan dari materi yang telah disampaikan oleh para keynote speaker. Acara ini diakhiri foto bersama oleh speaker dan semua peserta.