LOMBA ASPAL NASIONAL 2018, BUKTI KREATIFITAS MAHASISWA

 

Indonesia adalah Negara besar yang sampai saat ini masih terus berkembang dan membangun infrastruktur guna meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya. Dalam satu decade terakhir, pembangunan di Indonesia berkembang dengan pesat. Tidak hanya wilayah Jawa saja, melainkan ke pulau-pulau lain yang ada di Indonesia. Jalan, sebagai salah satu infrastruktur penting juga terus digalakkan pembangunannya supaya tidak ada lagi masyarakat yang terisolasi, dengan pembangunan jalan ini, diharapkan perekonomian juga ikut berkembang. Akan tetapi, pembangunan jalan selalu meninggalkan masalah, semisal pencemaran udara. Hal ini dapat disebabkan karena bahan-bahan yang tidak ramah bagi lingkungan. Melihat hal tersebut, Program Studi Teknik Sipil UMY (Korps asisten Bahan Perkerasan Jalan bersama HMS FT UMY) mengadakan lomba Aspal Nasional Bertajuk Aspal Ramah Lingkungan guna  menjawab masalah tersebut.

Rabu/Kamis, (30/31 Mei 2018) telah berlangsung lomba aspal nasional di Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Lomba ini bertajuk Material Campuran Aspal Ramah Lingkungan. Finalis terdiri dari 4 tim, tim pertama Tim Nagasasra UNY, Tim Al-Faruq UNY, Tim Rajanaga UNY, dan Tim Hardworking of Red Engineer UMY. Ada beberapa inovasi yang disampaikan oleh para finalis lomba, antara lain campuran aspal dengan sterofoam, limbah kaca, limbah plastik, dan limbah ban. Secara umum, kegagalan dari campuran ini yaitu tidak memenuhi ketentuan dari pengujian VFWA dan VITM. Dari semua kelompok yang ada, tidak ada satupun kelompok yang dapat membuat benda uji yang memenuhi syarat dari kedua pengujian tersebut. Pengujian marshall dilakukan di Laboratorium transportasi Teknik Sipil UMY. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, tim dengan benda uji terbaik adalah tim Nagasasra UNY (campuran aspal sterofoam).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Setelah dilakukan pengujian, sehari setelahnya dilakukan presentasi oleh finalis di depan tim juri. Tim juri terdiri dari Ibu Anita Rahmawati, ST., M.Sc., Bapak Emil Adly, ST., M.Eng., dan Bapak Muchlisin, ST.M.Sc.. dari pemaparan beberapa kelompok ini yang mecakup pemaparan campuran, metode hingga kesulitan maka juri. Menimbang beberapa aspek (material, aspek lingkungan, hasil uji lab, metode, dan presentasi) maka juri memutuskan :

  1. JUARA 1

Tim Nagasasra UNY  : Campuran aspal dengan sterofoam.

  1. JUARA 2

Tim al-Faruq UNY    : Campuran aspal dengan plastik.

  1. JUARA 3

Tim Rajanaga UNY   : Campuran aspal dengan ban

  1. JUARA HARAPAN 1

Tim Hardworking of Red Engineer UMY    : Tim Hardworking of Red Engineer UMY dengan limbah kaca.

Setelah presentasi selesai dilakukan dan pengumuman juara lomba disampaikan kepada finalis, acara dilanjutkan dengan buka bersama di Mang Engking, Godean. Acara buka bersama ini menjadi penutup dari serangkaian kegiatan Lomba Aspal Nasional 2018 Teknik Sipil UMY dan sebagai ajang perkenalan jurusan dan himpunan kepada para peserta.

Diharapkan dari kegiatan ini, dapat memberikan sumbangsihnya terhadap bangsa dan Negara, masalah-masalah sampah dapat diminimalisasi, dan campuran yang dihasilkan lebih ramah terhadap lingkungan sekitar.