Untuk memperkuat softskill dan hardskill para mahasiswa dan staff di lingkungan Teknik Sipil UMY serta mewujudkan slogan UMY yaitu “Muda Mendunia, Unggul dan Islami”, Program Studi Teknik Sipil FT UMY mengadakan Kuliah Kerja Lapangan Internasional dengan tujuan Bangkok, Thailand pada hari Senin, 17 April 2017 hingga Jumat, 21 April 2017. KKL ini diikuti oleh 4 dosen dan 2 mahasiswa yaitu Prof. Agus Setyo Muntohar, S.T., M.Eng.Sc., Ph.D. selaku guru besar di Program Studi Teknik Sipil, Jazaul Ikhsan, S.T., M.T., Ph.D., selaku Dekan Fakultas Teknik, Emil Adly, S.T., M.Eng. dan Taufiq Ilham Maulana, S.T., M.Eng. selaku dosen Teknik Sipil UMY. Dua mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini adalah Kartika Wulandary (angkatan 2015) dan Ridho Fikri Yansar (angkatan 2016). Keberangkatan memakan waktu hampir 1 hari yaitu pada hari Senin, 17 April 2017.

Pada hari Selasa, 18 April 2017, kunjungan dimulai ke Chulalongkorn University Bangkok dengan memperkenalkan baik Program Studi Teknik Sipil UMY maupun Fakultas Teknik kepada staff pengajar di universitas tersebut. Kunjungan ini disambut hangat oleh Professor Teerapong Senjuntichai, Ph.D. selaku Ketua Jurusan Teknik Sipil Chulalongkorn University, Assoc. Prof. Supot Teachavorasinskun, D.Eng., selaku Dekan Fakultas Teknik Chulalongkorn University, Falan Srusuriyachai, Ph.D., selaku wakil dekan, dan beberapa staff dosen yang menghadiri pertemuan dengan UMY seperti Assoc. Prof. Vachara Peansupap, Ph.D., Assoc. Prof. Tirawat Boonyatee, dan Sawekchai Tangramvong, Ph.D., CPEng. Peserta KKL Internasional UMY diberikan kesempatan untuk berkeliling kampus untuk melihat kondisi perkuliahan yang ada serta mengunjungi beberapa laboratorium teknik sipil yang dimiliki oleh Chulalongkorn University. Kunjungan ini diakhiri dengan foto bersama dan penyerahan plakat dari UMY.

Pada hari yang sama, Peserta KKL Internasional UMY juga mengunjungi King Mongkut’s University of Technology Thonburi (KMUTT). Jurusan Teknik Sipil pada universitas ini juga memperkenankan peserta KKL Internasional UMY untuk bertamu dan memperkenalkan tentang Teknik Sipil UMY. Di akhir pertemuan, peserta KKL diajak untuk berkeliling ke area kampus terutama pada seluruh laboratorium teknik sipil yang ada (Laboratorium Geoteknik, Bahan Konstruksi, Keairan, dan Struktur). Satu hal yang cukup unik pada universitas ini adalah peserta KKL sempat mengunjungi kantin halal yang dimiliki KMUTT yang ternyata cukup ramai dan juga memiliki fasilitas mushola di lantai atas kantin, serta sempat menemui beberapa mahasiswa Indonesia yang sedang melaksanakan studi disana. Selain itu, Jurusan Teknik Sipil KMUTT juga menunjukkan gedung kampus yang baru saja diresmikan sebagai tempat perkuliahan.

Beberapa staff KMUTT yang ikut menerima peserta KKL adalah Prof. Chai Jaturapitakkul selaku Dekan Fakultas Teknik, Chawin Chantharasenawong, Ph.D. selaku wakil dekan bidang kerjasama internasional, Assoc. Prof. Sutat Leetavivat, Ph.D., selaku Ketua Jurusan Teknik Sipil, Aphinat Ashakul, Ph.D. selaku ketua program internasional Teknik Sipil, dan beberapa dosen yaitu Asst. Prof. Chaiwat Ekkawatpanit, Ph.D. dan Warat Kongkitkul, Ph.D.

 

Pada hari berikutnya, yaitu Rabu, 19 April 2017, kunjungan KKL Internasional dilanjutkan ke Kasetsart University. Kunjungan ini juga dimaksudkan untuk membalas kunjungan oleh Kasetsart University yang telah dilakukan sebelumnya ke UMY pada 2016 yang lalu. Pada visit ini, peserta KKL disambut oleh Asst. Prof. Dr. Patamaporn Sripadungtham selaku wakil dekan bidang kerjasama internasional, Dr. Wanchai Yodsudjai selaku Ketua Jurusan Teknik Sipil, Apiniti Jatisanka, Ph.D. DIC selaku kepala bidang geoteknik, dan Dr. Susit Chaiprakaikeow dan Chakrapan Tuakta, Ph.D. selaku pengajar di Teknik Sipil Kasetsart University. Kedatangan KKL Internasional dari UMY juga diharapkan dapat memperkuat hubungan bilateral dengan Teknik Sipil Kasetsart University yang juga akan ditindaklanjuti untuk membuat kegiatan bersama seperti konferensi internasional. Di waktu yang sama, peserta KKL Internasional juga menemui beberapa alumni Teknik Sipil UMY yang sedang menempuh studi Master di Kasetsart University seperti Yayat Kusumahadi dan Rizki Maretia Novi.

Kuliah lapangan ini dilanjutkan ke salah satu perusahaan operator transportasi masal di Bangkok, yaitu Bangkok Mass Transit System, yang sering dikenal dengan nama BTS Skytrain. Di kantor resminya, kunjungan KKL Internasional diberikan presentasi mengenai sejarah, perkembangan, dan rencana kedepan yang dimiliki oleh BTS Skytrain untuk menunjang transportasi massal di kota Bangkok, Thailand. Dari hasil kunjungan, diketahui bahwa pada tahun 2017, kota Bangkok akan banyak melaksanakan pembangunan infrastruktur penunjang yang akan diselesaikan pada tahun 2020 mendatang. Selain itu, peserta KKL Internasional juga diajak melihat suasana traffic control room yang selalu siaga mengatur lalu lintas dari ruangan tersebut.

Pada Kamis, 20 April 2017, peserta KKL Internasional mengikuti city tour berupa kunjungan ke tempat-tempat wisata terkenal di Bangkok seperti The Grand Palace, yaitu kerajaan setempat di Bangkok yang masih menerapkan kearifan lokal, Wat Arun Temple atau candi Wat Arun yang khas di Bangkok, serta Wat Pho, yaitu melihat patung Sleeping Budha yang cukup terkenal di Bangkok. Selain itu, untuk mengakhiri city tour pada hari tersebut, peserta KKL Internasional juga mencoba transportasi air di sungai Chao Praya menggunakan kapal (river boat) yang ada setiap 15 menit tanpa mengeluarkan biaya karena transportasi air tersebut gratis. Seluruh peserta KKL Internasional mengakhiri kegiatan KKL di Bangkok, Thailand pada Jumat, 21 April 2017 untuk kembali ke Yogyakarta.

Diharapkan dengan telah dilakukannya KKL Internasional oleh mahasiswa dan staff Teknik Sipil UMY ke beberapa universitas dan perusahaan infrastruktur di Bangkok, Thailand, dapat menambah wawasan kepada pesertanya dan dapat memperluas jaringan akademisi maupun praktisi untuk menciptakan UMY yang muda dan mendunia.