Dosen Teknik Sipil UMY, Pinta Astuti, S.T., M.Eng. meraih penghargaan Best Presentation Award dalam pertemuan ilmiah internasional dalam bidang Teknik Beton dan Struktur bertajuk The 3rd International Symposium on Concrete and Structures for Next Generation yang dilaksanakan pada 7-8 September 2018 di Kasetsart University, Bangkok, Thailand. Pertemuan ini diikuti delegasi dari beberapa negara.

Presentasi yang dibawakan dalam acara ini berjudul “Potential Development of Sacrificial Anode Cathodic Protection Applied for Severely Damaged RC Beams Aged 44 Years”. Selain itu, makalah tersebut juga telah dipublikasikan dalam Journal of Thailand Concrete Assosiation. Penelitian yang ditulis merupakan bagian dari penelitian disertasi doktor yang sedang ia kerjakan di Kyushu University berkolaborasi dengan salah satu perusahaan kontruksi asal Jepang, P.S. Mitsubishi Construction, Co. Ltd. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kerusakan struktur beton bertulang khususnya di lingkungan perairan laut yang terdampak korosi akibat akumulasi ion chloride selama puluhan tahun dan terbatasnya teknologi perbaikan yang sudah ada. Di dalam penelitiannya, salah satu teknologi perbaikan yang dilakukan dalam struktur beton berumur 44 tahun ini adalah dengan mengaplikasikan zinc anode sebagai material utama dalam sistem proteksi katodik atau yang dikenal sebagai sacrificial anode cathodic protection dimana material zinc ini yang akan “mengorbankan” diri dengan cara terkorosi untuk melindungi besi tulangan dari korosi.

Bersungguh-sungguh dan pantang menyerah adalah kunci untuk menggapai impian. Begitulah yang selalu menjadi motivasi Pinta, yang bergabung menjadi dosen di Jurusan Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sejak 2015 ini dan saat ini sedang menempuh studi S3 di Department of Civil and Structural Engineering, Kyushu University, Fukuoka, Jepang sejak Oktober 2017 lalu. Sehari-hari ia melakukan penelitian di Laboratorium Teknik Beton dibawah bimbingan Professor Hidenori Hamada dan Associate Professor Yasutaka Sagawa. Selain itu, Pinta merupakan peraih beasiswa penuh untuk studi S3 dari Japan International and Cooperation Agency atau JICA Project for AUN/SEED-Net dalam program PhD in Japan JFY 2017.